Rabu, 23 Januari 2013

100 Kalimat Inspirasi dalam Lirik Lagu Iwan Fals..Fans OI masuk aja

1. “Berhentilah jangan salah gunakan, kehebatan ilmu pengetahuan untuk menghancurkan”. (Puing – album Sarjana Muda 1981)

2. “Hei jangan ragu dan jangan malu, tunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya kita mampu”. (Bangunlah Putra-Putri Pertiwi – album Sarjana Muda 1981)

3. “Cepatlah besar matahariku, menangis yang keras janganlah ragu, hantamlah sombongnya dunia buah hatiku, doa kami dinadimu”. (Galang Rambu Anarki – album Opini 1982)

4. “Jalan masih teramat jauh, mustahil berlabuh bila dayung tak terkayuh” (Maaf Cintaku - album Sugali 1984)

5. “Jangan kau paksakan untuk tetap terus berlari, bila luka di kaki belum terobati”. (Berkacalah Jakarta - album Sugali 1984)

6. “Riak gelombang suatu rintangan, ingat itu pasti kan datang, karang tajam sepintas seram, usah gentar bersatu terjang”. (Cik - album Sore Tugu Pancoran 1985)

7. “Aku tak sanggup berjanji, hanya mampu katakan aku cinta kau saat ini, entah esok hari, entah lusa nanti, entah”. (Entah - album Ethiopia 1986)

8. “Mengapa bunga harus layu?, setelah kumbang dapatkan madu, mengapa kumbang harus ingkar?, setelah bunga tak lagi mekar”. (Bunga-Bunga Kumbang-Kumbang - album Ethiopia 1986)

9. “Ternyata banyak hal yang tak selesai hanya dengan amarah” (Ya Ya Ya Oh Ya - album Aku Sayang Kamu 1986)

10. “Dalam hari selalu ada kemungkinan, dalam hari pasti ada kesempatan” (Selamat Tinggal Malam - album Aku Sayang Kamu 1986)




11. “Kota adalah hutan belantara akal kuat dan berakar, menjurai didepan mata siap menjerat leher kita”. (Kota - album Aku Sayang Kamu 1986)

12. “Jangan kita berpangku tangan, teruskan hasil perjuangan dengan jalan apa saja yang pasti kita temukan”. (Lancar - album Lancar 1987)

13. “Jangan ragu jangan takut karang menghadang, bicaralah yang lantang jangan hanya diam”. (Surat Buat Wakil Rakyat - album Wakil Rakyat 1987)

14. “Kau anak harapanku yang lahir di zaman gersang, segala sesuatu ada harga karena uang”. (Nak - album 1910 1988)

15. “Sampai kapan mimpi mimpi itu kita beli?, sampai nanti sampai habis terjual harga diri”. (Mimpi Yang Terbeli - album 1910 1988)

16. “Seperti udara kasih yang engkau berikan, tak mampu ku membalas, Ibu”. (Ibu - album 1910 1988)

17. “Memang usia kita muda namun cinta soal hati, biar mereka bicara telinga kita terkunci”. (Buku Ini Aku Pinjam - album 1910 1988)

18. “Dendam ada dimana mana di jantungku, di jantungmu, di jantung hari-hari”. (Ada Lagi Yang Mati - album 1910 1988)

19. “Hangatkan tubuh di cerah pagi pada matahari, keringkan hati yang penuh tangis walau hanya sesaat”. (Perempuan Malam - album Mata Dewa 1989)

20. “Kucoba berkaca pada jejak yang ada, ternyata aku sudah tertinggal, bahkan jauh tertinggal”. (Nona - album Mata Dewa 1989)





21. “Oh ya! ya nasib, nasibmu jelas bukan nasibku, oh ya! ya takdir, takdirmu jelas bukan takdirku”. (Oh Ya! - album Swami 1989)




22. “Wahai kawan hei kawan, bangunlah dari tidurmu, masih ada waktu untuk kita berbuat, luka di bumi ini milik bersama, buanglah mimpi-mimpi”. (Eseks eseks udug udug (Nyanyian Ujung Gang) - album Swami 1989)

23. “Api revolusi, haruskah padam digantikan figur yang tak pasti?” (Condet - album Swami 1989)

24. “Kalau cinta sudah di buang, jangan harap keadilan akan datang”. (Bongkar - album Swami 1989)

25. “Kesedihan hanya tontonan, bagi mereka yang diperkuda jabatan”. (Bongkar - album Swami 1989)

26. “Orang tua pandanglah kami sebagai manusia, kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta”. (Bongkar - album Swami 1989)

27. “Satu luka perasaan, maki puji dan hinaan, tidak merubah sang jagoan menjadi makhluk picisan”. (Rajawali - album Kantata Takwa 1990)

28. “Kesadaran adalah matahari, kesabaran adalah bumi, keberanian menjadi cakrawala, dan perjuangan adalah pelaksanaan kata kata”. (Paman Doblang - album Kantata Takwa 1990)

29. “Mereka yang pernah kalah, belum tentu menyerah”. (Orang-Orang Kalah - album Kantata Takwa 1990)

30. “Aku rasa hidup tanpa jiwa, orang yang miskin ataupun kaya sama ganasnya terhadap harta”. (Nocturno - album Kantata Takwa 1990
)



31. “Orang orang harus dibangunkan, kenyataan harus dikabarkan, aku bernyanyi menjadi saksi”. (Kesaksian - album Kantata Takwa 1990)

32. “Ingatlah Allah yang menciptakan, Allah tempatku berpegang dan bertawakal, Allah maha tinggi dan maha esa, Allah maha lembut”. (Kantata Takwa - album Kantata Takwa 1990)

33. “Kebimbangan lahirkan gelisah, jiwa gelisah bagai halilintar”. (Gelisah - album Kantata Takwa 1990)

34. “Bagaimanapun aku harus kembali, walau berat aku rasa kau mengerti”. (Air Mata - album Kantata Takwa 1990)

35. “Alam semesta menerima perlakuan sia sia, diracun jalan napasnya diperkosa kesuburannya”. (Untuk Bram - album Cikal 1991)

36. “Duhai langit, duhai bumi, duhai alam raya, kuserahkan ragaku padamu, duhai ada, duhai tiada, duhai cinta, ku percaya”. (Pulang Kerja - album Cikal 1991)

37. “Dimana kehidupan disitulah jawaban” (Alam Malam - album Cikal 1991)

38. “Ada dan tak ada nyatanya ada”. (Ada - album Cikal 1991)

39. “Aku sering ditikam cinta, pernah dilemparkan badai, tapi aku tetap berdiri”. (Nyanyian Jiwa - album Swami Il 1991)

40. “Aku mau jujur jujur saja, bicara apa adanya, aku tak mau mengingkari hati nurani”. (Hio - album Swami Il 1991)


41. “Bibirku bergerak tetap nyanyikan cinta walau aku tahu tak terdengar, jariku menari tetap tak akan berhenti sampai wajah tak murung lagi”. (Di Mata Air Tidak Ada Air Mata - album Belum Ada Judul 1992)

42. “Mengapa besar selalu menang?, bebas berbuat sewenang wenang, mengapa kecil selalu tersingkir?, harus mengalah dan menyingkir”.
(Besar Dan Kecil - album Belum Ada Judul 1992)

43. “Angin pagi dan nyanyian sekelompok anak muda mengusik ingatanku, aku ingat mimpiku, aku ingat harapan yang semakin hari semakin panjang tak berujung”.
(Aku Disini - album Belum Ada Judul 1992)

44. “Jalani hidup, tenang tenang tenanglah seperti karang”.(Lagu Satu - album Hijau 1992)

45. “Sebentar lagi kita akan menjual air mata kita sendiri, karena air mata kita adalah air kehidupan”. (Lagu Dua - album Hijau 1992)

46. “Kita harus mulai bekerja, persoalan begitu menantang, satu niat satulah darah kita, kamu adalah kamu aku adalah aku”. (Lagu Tiga - album Hijau 1992)

47. “Kenapa kebenaran tak lagi dicari?, sudah tak pentingkah bagi manusia?” (Lagu Empat- album Hijau 1992)

48. “Kenapa banyak orang ingin menang?, apakah itu hasil akhir kehidupan?”. (Lagu Empat- album Hijau 1992)

49. “Anjingku menggonggong protes pada situasi, hatiku melolong protes pada kamu”. (Lagu Lima - album Hijau 1992)

50. “Biar keadilan sulit terpenuhi, biar kedamaian sulit terpenuhi, kami berdiri menjaga dirimu”.(Karena Kau Bunda Kami - album DABLO


51. “Apa jadinya jika mulut dilarang bicara?, apa jadinya jika mata dilarang melihat?, apa jadinya jika telinga dilarang mendengar?, jadilah robot tanpa nyawa yang hanya mengabdi pada perintah”. (Hura Hura Huru Hara - album Dalbo 1993)

52. “Tertawa itu sehat, menipu itu jahat”. (Hua Ha Ha - album Dalbo 1993)

53. “Nyanyian duka nyanyian suka, tarian duka tarian suka, apakah ada bedanya?” (Terminal – single 1994)

54. “Waktu terus bergulir, kita akan pergi dan ditinggal pergi”. (Satu Satu – album Orang Gila 1994)

55. “Pelan-pelan sayang kalau mulai bosan, jangan marah-marah nanti cepat mati, santai sajalah”. (Menunggu Ditimbang Malah Muntah – album Orang Gila 1994)

56. “Mau insaf susah, desa sudah menjadi kota”.
(Menunggu Ditimbang Malah Muntah – album Orang Gila 1994)

57. “Pertemuan dan perpisahan, dimana awal akhirnya?, dimana bedanya?”.
(Doa Dalam Sunyi – album Orang Gila 1994)

58. “Jika kata tak lagi bermakna, lebih baik diam saja”. (Awang Awang – album Orang Gila 1994)

59. “Bagaimana bisa mengerti?, sedang kita belum berpikir, bagaimana bisa dianggap diam?, sedang kita belum bicara”. (Awang Awang – album Orang Gila 1994)




60. “Aku bukan seperti nyamuk yang menghisap darahmu, aku manusia yang berbuat sesuai aturan dan keinginan”. (Nasib Nyamuk – album Anak Wayang 1994)

--------------------------------------------------------

61. “Oh susahnya hidup, urusan hati belum selesai, rumah tetangga digusur raksasa, pengusaha zaman merdeka”. (Oh – single 1995)

62. “Aku disampingmu begitu pasti, yang tak kumengerti masih saja terasa sepi”. (Mata Hati – album Mata Hati 1995)

63. “Sang jari menari jangan berhenti, kupasrahkan diriku digenggaman-Mu”. (Lagu Pemanjat – album Lagu Pemanjat 1996)

64. “Lepaslah belenggu ragu yang membelit hati, melangkah dengan pasti menuju gerbang baru”. (Songsonglah – album Kantata Samsara 1998)

65. “Berani konsekuen pertanda jantan”. (Nyanyian Preman – album Kantata Samsara 1998)

66. “Dengarlah suara bening dalam hatimu, biarlah nuranimu berbicara”. (Langgam Lawu – album Kantata Samsara 1998)

67. “Matinya seorang penyaksi bukan matinya kesaksian”. (Lagu Buat Penyaksi – album Kantata Samsara 1998)

68. “Bertahan hidup harus bisa bersikap lembut, walau hati panas bahkan terbakar sekalipun”. (Di Ujung Abad - album Suara Hati 2002)

69. “Jangan goyah percayalah teman perang itu melawan diri sendiri, selamat datang kemerdekaan kalau kita mampu menahan diri”. (Dendam Damai - album Suara Hati 2002)

70. “Berdoalah sambil berusaha, agar hidup jadi tak sia-sia”. (Doa - album Suara Hati 2002)




71. “Harta dunia jadi penggoda, membuat miskin jiwa kita”. (Seperti Matahari - album Suara Hati 2002)

72. “Memberi itu terangkan hati, seperti matahari yang menyinari bumi”. (Seperti Matahari - album Suara Hati 2002)

73. “Jangan heran korupsi menjadi jadi, habis itulah yang diajarkan”. (Politik Uang – album Manusia Setengah Dewa 2004)

74. “Gelombang cinta gelombang kesadaran merobek langit yang mendung, menyongsong hari esok yang lebih baik”. (Para Tentara – album Manusia Setengah Dewa 2004)

75. “Terhadap yang benar saja sewenang wenang, apalagi yang salah”. (Mungkin – album Manusia Setengah Dewa 2004)

76. “Begitu mudahnya nyawa melayang, padahal tanpa diundang pun kematian pasti datang”. (Matahari Bulan Dan Bintang – album Manusia Setengah Dewa 2004)

77. “Dunia kita satu, kenapa kita tidak bersatu?”. (Matahari Bulan Dan Bintang – album Manusia Setengah Dewa 2004)

78. “Urus saja moralmu urus saja akhlakmu, peraturan yang sehat yang kami mau”. (Manusia Setengah Dewa – album Manusia Setengah Dewa 2004)

79. “Di lumbung kita menabung, datang paceklik kita tak bingung”. (Desa – album Manusia Setengah Dewa 2004)

80. “Tutup lubang gali lubang falsafah hidup jaman sekarang”. (Dan Orde Paling Baru – album Manusia Setengah Dewa 2004)



81. “Buktikan buktikan!, kalau hanya omong burung beo pun bisa”. (Buktikan – album Manusia Setengah Dewa 2004)

82. “Dunia politik dunia bintang, dunia hura hura para binatang”. (Asik Nggak Asik – album Manusia Setengah Dewa 2004)

83. “Dewa-dewa kerjanya berpesta, sambil nyogok bangsa manusia”. (17 Juli 1996 – album Manusia Setengah Dewa 2004)

84. “Tanam-tanam pohon kehidupan, siram siram sirami dengan sayang, tanam tanam tanam masa depan, benalu-benalu kita bersihkan”. (Tanam-Tanam Siram-Siram – single 2006)

85. “Ada apa gerangan mengapa mesti tergesa gesa, tak bisakah tenang menikmati bulan penuh dan bintang”. (Haruskah Pergi – 2006)

86. “Persoalan hidup kalau diikuti tak ada habisnya, soal lama pergi soal baru datang”. (Selancar – 2006)

87. “Jaman berubah perilaku tak berubah, orang berubah tingkah laku tak berubah”. (Rubah – album 50:50 2007)

88. “Satu hilang seribu terbilang, patah tumbuh hilang berganti”. (Pulanglah – album 50:50 2007)

89. “Hidup ini indah berdua semua mudah, yakinlah melangkah jangan lagi gelisah”. (KaSaCiMa – album 50:50 2007)

90. “Tak ada yang lepas dari kematian, tak ada yang bisa sembunyi dari kematian, pasti”. (Ikan-Ikan – album 50:50 2007)




91. “Ada kamu yang mengatur ini semua tapi rasanya percuma, ada juga yang janjikan indahnya surga tapi neraka terasa”. (Cemburu – album 50:50 2007)

92. “Hukum alam berjalan menggilas ludah, hukum Tuhan katakan “Sabar!”. (Kemarau – uncassette)

93. “Yang pasti hidup ini keras, tabahlah terimalah”. (Joned – uncassette)

94. “Oh negeriku sayang bangkit kembali, jangan berkecil hati bangkit kembali”. (Harapan Tak Boleh Mati – uncassette)

95. “Oh yang ditinggalkan tabahlah sayang, ini rahmat dari Tuhan kita juga pasti pulang”. (Harapan Tak Boleh Mati – uncassette)

96. “Tuhan ampunilah kami, ampuni dosa-dosa kami, ampuni kesombongan kami, ampuni bangsa kami, terimalah disisi-Mu korban bencana ini”. (Saat Minggu Masih Pagi – uncassette)

97. “Nyatakan saja apa yang terasa walau pahit biasanya, jangan disimpan jangan dipendam, merdekakan jiwa”. (Nyatakan Saja – uncassette)

98. “Usiamu tak lagi muda untuk terus terusan terjajah, jangan lagi membungkuk bungkuk agar dunia mengakuimu”. (Merdeka – uncassette)

99. “Kau paksa kami untuk menahan luka ini, sedangkan kau sendiri telah lupa”. (Luka Lama – uncassette)

100. “Oh Tuhan tolonglah, lindungi kami dari kekhilafan, oh ya Tuhan tolonglah, Ramadhan mengetuk hati orang orang yang gila perang” (Selamat Tinggal Ramadhan – uncassette)

Selasa, 22 Januari 2013

Indahnya “Tempat Damai” di Dunia

Saat-saat tertentu disebuah tempat di dunia, bisa jadi menjadi hal yang begitu luar biasa bagi kita yang mengalaminya. Seperti yang terlukis dari beberapa foto berikut, dimana dunia berasa damai di tempat itu. Simak foto berikut!




















































































































































































SUMBER

Jose Mourinho Semakin Dekat Kembali ke Chelsea


Kebersamaan Jose Mourinho dan Real Madrid sepertinya akan segera berakhir, The Special One memang saat ini kerap dikabarkan akan hengkang dari Santiago Bernabeu. Kabar dari media Spanyol menyatakan Mourinho akan kembali ke Chelsea.
Jose Mourinho dikabarkan telah melakukan komunikasi secara reguler dengan pemilik Chelsea, Roman Abramovich. Hal tersebut disinyalir sebagai pembicaraan kepulangan pelatih asal portugal itu ke Stamford Bridge.
Bahkan The Daily Star mengklaim selama ini Mourinho telah menjadi penasehat tidak resmi Abramovich terkait kelangsungan tim. Selain dengan sang bos, Mourinho juga telah melakukan pembicaraan dengan Petr Cech, Ashley Cole, John Terry, dan Frank Lampard.
Kabar kembalinya pelatih berusia 49 tahun itu ke Inggris diperkuat dengan rumor mengenai anak perempuan Mourinho, Tita Mourinho. Tita yang berusia 16 tahun akan melanjutkan sekolah di Camberwell College yang hanya berjarak enam mil dari pusat pelatihan Chelsea.

Senin, 21 Januari 2013

5 Hewan dengan Senjata Luar Biasa

Mungkin kita hanya mengetahui hewan-hewan seperti Singa, Harimau atau Badak saja yang memiliki sistim pertahanan atau senjata luar biasa. Tapi sebenarnya di alam liar sana, terdapat banyak sekali hewan dengan sistem senjata atau pertahanan tubuh yang luar biasa. Seperti beberapa hewan berikut misalnya:

1. Sigung
Sigung adalah binatang mamalia yang memiliki warna hitam dan putih. Sigung termasuk golongan binatang penyendiri yang mencari mangsa pada malam hari. Sementara dari pagi hingga petang, ia lebih suka bersembunyi dalam terowongan.
Yang paling khas dari sigung adalah kemampuannya mengeluarkan sejenis gas yang berbau menyengat dan busuk dari kelenjar khusus yang terdapat di sekitar anusnya. Kelenjar ini menghasilkan bau yang mengandung sulfur (belerang), methyl and butyl thiols. Bau ini berfungsi sebagai alat pertahanan diri terhadap predator.
Sigung yang merasa terpojok akan mengancam lawan atau predator dengan cara menundukkan kepala, menaikkan ekornya, dan akan menjejak-jejakkan cakar depannya di tanah. Jika musuh atau predator tidak segera pergi, sigung akan melengkungkan tubuhnya menyerupai huruf “U” dengan kepala dan dubur menghadap ke lawannya. Dan menyemburlah bau yang sangat busuk
Semburan sigung sangat kuat hingga mampu mencapai jarak 3,6 meter yang arahnya bisa ke kanan, ke kiri, ke atas, atau lurus. Bau ini sangat kuat yang mampu menyebabkan iritasi dan kebutaan.
















2. Semut Malaysia
Dalam bahasa Jepang kata “semut” yang ditulis menghubungkan dua karakter “serangga,”  dan “kesetiaan.” Semut Malaysia begitu setia yang siap mati dalam salah satu cara paling aneh untuk melindungi sisa jajahannya. Juga disebut “semut meledak” dan “semut kamikaze.” Makhluk kecil ini, benar-benar meledakan diri ketika koloni mereka dalam bahaya. Semut memiliki dua racun penuh di kelenjar mandibula yang menjalar diseluruh tubuhnya dan, ketika predator muncul, prajurit kecil akan berkontraksi otot untuk membangun racun dan kemudian akan meledak, penyemprotan racun akan menempel pada predator.
















3. Kalajengking Cambuk
Atau Ketonggeng adalah sekelompok hewan beruas mirip kalajengking namun memiliki semacam “cambuk” di bagian belakangnya, alih-alih sengat. Semua ketonggeng termasuk ke dalam bangsa Thelyphonida. Kalajengking cambuk mungkin terlihat lebih menakutkan daripada kalajengking, tetapi mereka tidak hampir sama berbahayanya dengan lebih spesies kalajengking umum. Pada kenyataannya, mereka sangat kecil (hanya sekitar 18 sentimeter panjang), tidak memiliki Pinschers atau racun dan ekornya tidak menyengat. Tetapi mereka memiliki mekanisme pertahanan yang menakjubkan. Ketika terancam, kalajengking cambuk akan menyemprotkan cairan cuka seperti (kombinasi asam asetat dan asam oktanoat) dari kelenjar pertahanan yang terletak di pangkal ekor. Meskipun tidak beracun, asam ini adalah lima belas kali lebih kuat dari cuka rumah tangga dan cukup menjengkelkan untuk membuat predator mundur.















4. Laba-Laba Meludah
Meskipun ukuran tubuhnya hanya 3-6 mm, laba-laba meludah adalah ancaman serius bagi mangsanya. Ia memiliki kemampuan untuk meludahkan zat seperti lem pada korbannya. Selain kelenjar sutra di bagian perutnya, makhluk ini juga memiliki kelenjar sutra yang terhubung dengan kelenjar racunnya. Bila sudah siap untuk menangkap mangsanya, laba-laba akan menyelinap dengan hati-hati ke arah korban dan, dari sekitar 10 mm, akan mengukur jarak ke mangsanya tanpa. Ketika semuanya selesai, laba-laba akan memuntahkan dua benang sutra beracun pada korban dengan kecepatan dari 1/600th per detik. Setelah korban bergerak, laba-laba siap untuk memangsanya.






















5. Paus Bungkuk
Paus Bungkuk yang sangat cerdas telah mengembangkan keterampilan berburu canggih, yang dikenal melibatkan sekelompok paus bekerja sama untuk menangkap mangsa. Paus memulai perburuan mereka mengelilingi sebuah kelompok ikan dan kemudian mulai meniup gelembung raksasa, menciptakan jaring gelembung yang sangat kuat dan mampu menangkap ikan seperti jaring yang nyata. Ketika ikan terjebak, ikan paus kemudian berenang ke atas melalui, dengan mulut mereka terbuka lebar, menelan ribuan ikan dalam satu tegukan.(**)


















SUMBER
 

Rafael Benitez Bela Fernando Torres

 

Benitez menuding pengkritik Torres hanya berkaca kepada statistik, bukan terhadap apa yang terjadi sesungguhnya

Manajer Chelsea Rafael Benitez membela Fernando Torres, dan menilai pengkritik striker The Blues itu tidak mengerti apa pun.

Torres melanjutkan kemandulannya ketika Chelsea mengalahkan Arsenal 2-1. Secara keseluruhan, performa Torres pada musim ini mendapat kritikan dari banyak pihak, dan menganggap tak memberikan peran ketika berhadapan dengan Arsenal.

“Fernando sudah melakukan pekerjaan yang hebat,” tukas Benitez kepada wartawan.

“Setelah itu, Demba [Ba] memberikan kami sesuatu yang belum pernah kami punya sebelumnya.”

“Orang-orang itu hanya berbicara tentang statistik dan statistik. Mereka tidak tahu tentang apa pun yang sedang terjadi.”

Derby London membuat Torres tidak mencetak gol dalam tujuh laga berturut-turut. Kendati demikian, Benitez meyakini kelelahan menjadi salah satu penyebabnya. Menurut Benitez, kehadiran Ba akan memberikan keuntungan bagi kedua pemain tersebut.

“Ketika Anda hanya punya seorang yang selama 1,5 bulan yang tidak berubah, itu akan membuat mereka kesulitan. Jika Anda punya dua striker, Anda dapat mengorganisirnya,” kata Benitez.